, 17 Januari 2008 - 00:00:00 WIB
Jaringan Dujana Dituntut 15 Tahun
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Hukum - Dibaca: 557 kali

JAKARTA (SINDO) ? Lima terdakwa kasus teror yang merupakan jaringan atau kelompok Abu Dujana dituntut 15 tahun penjara.Sementara seorang terdakwa lainnya, yaitu Ahmad Syahrul Uman, dituntut lebih ringan, yakni 12 tahun penjara.

Tuntutan dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam empat berkas perkara terpisah di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat kemarin. ?Terdakwa terbukti melakukan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme,? kata JPU Laksmi Indria saat membacakan tuntutan terhadap Ahmad.

Terdakwa Ahmad Syahrul Uman yang bergabung dengan Jamaah Islamiyah (JI) sejak 2003 dinyatakan menyimpan bahan peledak di rumahnya di Surabaya pada 2007 dan mengirimkan bahan peledak ke Poso lewat Tanjung Perak, Surabaya 2006.

Sementara itu, JPU Kamari menuntut terdakwa Mahfudz Qomari alias Sutarjo, Sikas alias Karim, dan Amir Ahmadi alias Abud Jundy yang diadili bersama, masing-masing 15 tahun penjara. Berdasarkan keterangan saksi, terdakwa, dan alat bukti, jaksa menyatakan bahwa Mahfudz sebagai ketua divisi logistik syariah JI bersama Sikas dan Amir Ahmadi terbukti memasukkan dan menguasai senjata untuk kejahatan terorisme dengan cara mufakat pada 2006?2007.

Atas perintah terdakwa Abu Dujana,ketiga terdakwa memindahkan senjata, di antaranya dua jenis M 16, satu jenis FN, dan 400 butir peluru dari Sukoharjo, Jawa Tengah, ke Yogyakarta pada Maret 2007. Menjelang penyerahan senjata di Ring Road Utara Yogyakarta,ketiga terdakwa ditangkap berikut barang bukti.

Selanjutnya JPU juga menuntut terdakwa Maulana Yusuf Wibisono alias Kholis yang merupakan Ketua Isobah/ Koordinator Wilayah III/Jawa Timur selama 15 tahun penjara. JPU Arif Indra Kusuma berpendapat, terdakwa terbukti melakukan mufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme.

Terdakwa berperan menyerahkan bahan peledak ke kurir di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Bahan peledak itu berupa 12 kg TNT,15 kg kristal putih,20 kg alumunium powder, serta detonator. Selanjutnya,terdakwa Suparjo alias Sarwo Edi Wibowo, Ketua Isabah II/Jateng, juga dituntut 15 tahun penjara karena memasukkan dan mengusai senjata untuk kejahatan teror dengan cara mufakat jahat.

Majelis hakim yang masing- masing dipimpin Lexy Mamonto, Makmun Masduki, Makasau, dan Heru Pramono memberi waktu satu pekan bagi kuasa hukum terdakwa untuk menyusun pleidoi atau pembelaan. (rijan irnando purba)

 

(Sumber SINDO)





0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)