Cegah Difteri, KY Gelar Vaksinansi Difteri
Sosialisasi dan vaksinasi difteri oleh Dokter Lusia Johan dihadapan pegawai KY, Senin (5/3)

Jakarta (Komisi Yudisial) – Komisi Yudisial (KY) selenggarakan vaksinasi difteri untuk seluruh pegawai KY di Auditorium KY, Jakarta, Senin (5/3). Acara diawali dengan sosialisasi oleh Dokter Lusia Johan tentang penyakit difteri yang menjadi perhatian belakangan ini.
 
Menurut Lusia, difteri banyak dialami oleh anak-anak, namun bukan berarti orang dewasa secara otomatis bebas difteri. Sebagaimana pada anak, vaksinasi difteri juga perlu diberikan untuk orang dewasa guna mencegah penyebaran penyakit difteri.
 
"Difteri merupakan penyakit yang dapat menyebabkan masalah pernapasan, kelumpuhan, gagal jantung hingga berujung kematian. Penyebarannya adalah melalui udara ketika penderita difteri batuk atau bersin," jelas Dokter Lusia yang juga bertugas di Klinik KY.
 
Lebih lanjut, Lusia menjelaskan vaksinasi difteri pada anak maupun orang dewasa berfungsi memicu timbulnya kekebalan tubuh terhadap bakteri penyebab penyakit tersebut.
 
“Orang dewasa yang perlu segera mendapatkan vaksinasi difteri adalah orang yang belum pernah menerima vaksinasi Tdap, orang yang lupa apakah ia sudah diberikan vaksinasi atau belum, petugas kesehatan yang melakukan kontak langsung dengan pasien, orang yang merawat bayi di bawah umur 1 tahun, termasuk orang tua, kakek-nenek, dan pengasuh bayi, orang yang bepergian ke berbagai wilayah yang termasuk penyebaran difteri, orang yang tinggal serumah, tetangga, pernah/akan menengok penderita difteri, calon ibu yang belum pernah melakukan vaksinasi, ibu hamil,” jelas Lusia.
 
Setelah vaksinasi dilakukan, pastikan untuk mencatat dan menyimpan data/riwayat imunisasi Anda maupun anak Anda dengan baik. Jika pernah mengalami alergi atau kejang setelah kurang lebih 1 minggu setelah vaksinasi, sebaiknya minta dokter untuk mengevaluasi terlebih dahulu kondisi kesehatan sebelum vaksinasi difteri atau vaksinasi kombinasi lain.
 
“Menghindari pemberian vaksin menyebabkan tubuh rentan terkena paparan penyakit dan menyebarkan pada orang lain. Manfaat vaksin  penting untuk mencegah penularan penyakit. Menjalani imunisasi adalah bentuk pertanggungjawaban diri kita dalam menghargai kesehatan diri sendiri dan orang lain,” pungkas Dokter Lusia.
 
Setelah sosialisasi, pemberian vaksinasi difteri mulai dilakukan dari Anggota KY, Pejabat Struktural, Tenaga Ahli, dan PNS KY hadir untuk mendapatkan vaksinansi. (KY/Noer/Jaya)