Laos Pelajari Sistem Pengawasan Hakim di Indonesia
Anggota Komisi Yudisial (KY) Sukma Violetta mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Vientiane, Laos, Kamis (07/03). Kehadiran Sukma disambut dengan hangat oleh jajaran pejabat dan staf KBRI Vientiane.

Vientiane (Komisi Yudisial) – Di sela tugas menjadi menjadi narasumber utama dalam Workshop on Parliamentary Oversight of the Judge, Anggota Komisi Yudisial (KY) Sukma Violetta mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Vientiane, Laos, Kamis (07/03). Kehadiran Sukma disambut dengan hangat oleh jajaran pejabat dan staf KBRI Vientiane.
 
Dalam sambutannya, R. Toto Waspodo selaku Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Vientiane menyampaikan ucapan selamat datang di rumah Indonesia di Vientiane, yang merupakan undangan dari The Laos National Assembly Justice Committee and Law Committee bekerjasama dengan The Westminster Foundation for Democracy dan British Embassy Vientiane. 
 
“Kami juga menyampaikan rasa terima kasih dan bangga, karena kedatangan Sukma selaku Komisioner KY sebagai narasumber utama dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Parlemen Laos tersebut secara tidak langsung meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan  Laos khususnya di bidang politik, hukum dan hak asasi manusia. Sehingga kerja sama antara kedua negara akan terus terjaga,” ujar Toto.
 
Atas sambutan yang telah diberikan KBRI Vientiane, Sukma mewakili KY menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap KBRI Vientiane yang telah menerima dan membantu pelaksanaan tugas KY selama berada di Vientiane. Pada kesempatan itu pula, Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi ini menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Laos sedang berusaha untuk membangun sistem pengawasan terhadap aparat penegak hukum, khususnya terhadap hakim.
 
“Salah satunya dengan mempelajari sistem pengawasan hakim yang saat ini sudah dimiliki oleh Indonesia yang diamanatkan kepada KY berdasarkan Pasal 24B UUD 1945,” kata Sukma.
 
Kunjungan tersebut diakhiri dengan saling tukar bertukar cendera mata  antara KY dan KBRI Vientiane. (KY/Noer/Festy)