|
Jakarta, 3/2/2010 (Komisi Yudisial)-Dalam rangka peningkatan pemahaman materi para mahasiswa yang dikaitkan dengan praktek di lapangan, maka kunjungan study tour ke berbagai lembaga yang berkaitan dengan ranah hukum menjadi sebuah solusi.
Demikian pula halnya yang dilakukan oleh para mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Sriwijaya. Pada Selasa, (2/2) mereka mengunjungi Komisi Yudisial, sebuah lembaga yang memiliki fungsi sebagai pengawas eksternal para hakim, serta seleksi calon hakim agung. Kedatangan 40 mahasiswa FH Unsri, yang didampingi dosen pembimbing Ahmaturahman diterima oleh Wakil Ketua Komisi Yudisial M. Thahir Saimima, didampingi oleh Tenaga Ahli Amir Syarifudin, A.J. Day, serta Kapus Data dan Layanan Informasi (PDLI) Nita Kurniasih. Pada kesempatan itu, Wakil Ketua M. Thahir Saimima menjelaskan sejarah perkembangan, serta berbagai kendala yang menghadang lembaganya dan prospek di masa mendatang. Menurut Thahir, hubungan Komisi Yudisial dengan Mahkamah Agung (MA) saat ini semakin membaik. Hal ini, lanjutnya, ditandai dengan implementasi dibidang pengawasan yang menunjukan ke arah perbaikan. “Kalau dahulu, rekomendasi dari Komisi Yudisial sering di abaikan. Contohnya kasus Pilkada Depok, kami rekomendasikan hakimnya untuk di hukum, namun MA tidak merespon. Sekarang sudah ada beberapa hakim yang diajukan ke Majelis Kehormatan Hakim (MKH) dan di hukum sesuai dengan kesalahannya,” ujar Thahir. (Humas-TS). |