Penghubung KY Kaltim Perkuat Sinergi dengan Media Lokal
Penghubung Komisi Yudisal (KY) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan ke Media Online Lokal Kutai Digital Cakrawala Oke Borneo.Com , Selasa (31/10) di Kutai kartanegara, Kalimantan Timur.

Samarinda (Komisi Yudisial) - Untuk mewujudkan peradilan bersih dibutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk media massa. Penghubung Komisi Yudisal (KY) Wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan ke Media Online Lokal Kutai Digital Cakrawala Oke Borneo.Com , Selasa (31/10) di Kutai kartanegara, Kalimantan Timur. Kunjungan ini dalam rangka membangun sinergisitas antarlembaga untuk mewujudkan peradilan bersih.

“Dalam social society atau good government terdapat empat pilar penunjang pemerintahan agar terlaksana negara secara ideal yang salah satunya adalah pers. Kami berharap pers juga dapat menjadi corong agar dunia peradilan ini semakin ideal yang bersih dan berintegritas," ujar Plt. Koordinator Penghubung KY Kaltim Abdul Ghofur.

Asisten Penghubung KY Kaltim Dimas Ronggo menambahkan, kegiatan ini akan menjadi rutinitas dalam membangun komunikasi bersama dengan media lokal dalam mengawal peradilan bersih. 

“KY tentunya tidak dapat melaksanakan tugas sendiri tanpa ada keterlibatan pihak lain sehingga, kami berharap adanya kerja sama bersama dengan media untuk sama-sama mengawal agar terwujud peradilan yang bersih,” ujar Dimas.

Direktur okeborneo.com Indah Purwanti berharap dari kunjungan Penghubung KY Kaltim ini sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat khususnya terkait informasi peradilan melalui pemberitaan yang terpercaya.

“Besar harapan kami, dengan terbangunnya  koordinasi antara Penghubung KY Kaltim, Okeborneo.com dapat ikut serta mewujudkan peradilan bersih dan berintegritas," pungkas Indah. 

Selain itu, dengan koordinasi yang terjalin, Okeborneo.com dapat memberikan informasi kepada masyarakat yang sesuai dan berimbang untuk menghindari berita bohong atau hoaks serta mengembalikan kepercayaan pada media massa terkhusus media siber. (KY/Ghofur/Festy)


Berita Terkait