Medan (Komisi Yudisial) – Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi Komisi Yudisial (KY) Farid Wajdi menyempatkan diri berkunjung ke kantor Redaksi Tribun Medan, Senin (16/5). Diterima oleh salah seorang Tim Redaksi Tribun Medan Nanda Batubara, Farid menyampaikan pentingnya kerja sama KY dengan media massa untuk penguatan kelembagaan KY.
Menurut Farid, jumlah laporan masyarakat yang diterima KY periode Januari s.d April 2016 berjumlah 488 laporan di mana sebanyak 54 laporan berasal dari Sumatera Utara. Berdasarkan jumlah tersebut, wilayah Sumatera Utara menempati posisi kedua setelah DKI Jakarta yang berjumlah 91 laporan. Namun, banyaknya laporan tersebut memang belum tentu diartikan bahwa banyak hakim yang melakukan pelanggaran karena belum tentu semua laporan tersebut terbukti.
Banyaknya jumlah pengaduan laporan masyarakat dari Sumatera Utara, maka penting untuk menggali kerjasama antara KY dengan media massa untuk menekan jumlah laporan pengaduan masyarakat dari Sumatera Utara.
"Peran media dan masyarakat sangat penting bagi pembangunan hukum di negeri ini. Terkait dengan KY adalah pemberian informasi terkait pelanggaran kode etik hakim. KY merasa terbantu apabila media melaporkan pihak terlapor kepada KY, meskipun belum tentu terbukti. Namun tetap kami terima sebagai kategori informasi awal dalam proses penanganan laporan masyarakat,” ujar Juru Bicara KY ini.
Oleh karena itu, dengan keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki KY, lanjut Farid, maka kerja sama dengan media massa ini dapat membantu kinerja KY dalam mewujudkan peradilan bersih dan bermartabat.
"KY hanya berjumlah 200 orang ditambah penghubung di daerah. Jumlah itu masih dirasakan kurang untuk mengawasi hakim yang berjumlah 7516 orang seluruh negeri. Kami berharap media massa dan masyarakat dapat turut membantu sebagai mata dan telinga KY untuk wujudkan peradilan bersih,” pungkasnya. (KY/Adnan/Festy)
Media Massa Berperan Wujudkan Peradilan Bersih
Berita Terkait
- KY dan PERADI Purwokerto Perkuat Sinergi Menjaga Integritas Penegakan Hukum
- KY Dorong Penguatan Integritas dan Akuntabilitas Kekuasaan Kehakiman
- KY Perkuat Pemahaman Masyarakat di Bali tentang Mekanisme Pelaporan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim
- Tekanan Mutasi hingga Sorotan Media Sosial Bebani Kondisi Psikologis Hakim
- KY Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Pengawasan Perilaku Hakim
- KY Dorong Dukungan Psikososial Berbasis Bukti untuk Perkuat Judicial Wellbeing Hakim
- Kepercayaan Publik Dibangun melalui Integritas Hakim
- KY Tanamkan Judicial Dignity kepada Mahasiswa UPI melalui Klinik Etik dan Advokasi
- Penghubung KY Kaltim Ajak Mahasiswa STIH Awang Long Samarinda untuk Kawal Integritas Peradilan
- Penghubung KY Sumut Edukasi Mahasiswa UINSU tentang Peran dan Kewenangan KY
English
Bahasa