Bogor (Komisi Yudisial) – Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) menjadi salah satu isu global yang sedang diperjuangkan oleh lembaga dunia saat ini. Pasalnya, salah satu masalah besar di seluruh negara terkait judicial corruptionadalah ketidakpercayaan publik terhadap dunia peradilan. Hal itu juga menimbulkan ketidakpercayaan investor sebagai pelaku ekonomi terhadap dunia peradilan.
“Salah satu faktor adanya investasi bagi kegiatan ekonomi adalah adanya kepastian hukum. Banyak yang tidak menyadari bahwa kepercayaan terhadap penegakan hukum memiliki korelasi dengan peningkatan perekonomian suatu negara,” jelas Ketua Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari dalam pembukaan Pemantapan KEPPH Bagi Hakim dengan Masa Kerja 0-8 Tahun, Senin (09/05) di Braja Mustika Hotel & Convention Centre, Bogor.
Saat membuka acara tersebut, Aidul mengajak para hakim yang menjadi peserta agar dapat mengimplementasikan apa yang telah dipelajari dalam Pemantapan KEPPH ini dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya masih ingat dalam United Nations Convention against Corruption, salah satu langkah preventif untuk mencegah tindak pidana korupsi dalam dunia peradilan adalah penegakan KEPPH,” ujar mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Apabila para hakim yang telah mendapat pemantapan KEPPH ini dapat aktif mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan, tambah Aidul, nantinya akan membuat kepercayaan global terhadap Indonesia akan meningkat. Pada akhirnya, hal tersebut juga akan meningkatkan investasi dan menggerakkan perekonomian Indonesia menjadi lebih baik.
“Maka itu, saya mengajak para hakim yang hadir di sini sadar akan pentingnya tugas yang dijalani. Tidak semata-mata bagi masyarakat pencari keadilan, namun juga pandangan dunia terhadap image Indonesia itu sendiri,” pungkas Aidul. (KY/Noer/Festy)
Kepercayaan terhadap Peradilan Meningkat, Ekonomi Meningkat
Berita Terkait
- KY Mulai Gelar Wawancara Terbuka Calon Hakim Agung, Calon Hakim ad hoc dan Tipikor di MA Tahun 2026
- Penghubung KY Sulsel Kunjungi FS UIN Palopo
- Penghubung KY Jateng Perkuat Sinergi dengan Bagian Hukum Pemkot Semarang
- Penghubung KY Sulsel Jelaskan Soal Pengawasan Hakim kepada Mahasiswa UNANDA
- KY Terima 440 Permohonan Pemantauan dan 182 Inisiatif KY pada Januari s.d. Juni 2026
- KY Terima 1.402 Laporan Masyarakat dan Laporan dengan Konfirmasi Eksternal pada Semester I Tahun 2026
- Perkuat Sinergisitas, Penghubung KY Lampung Audiensi dangan PT Tanjung Karang
- KY Umumkan Hasil Seleksi Kesehatan dan Kepribadian Calon Hakim Agung dan Calon Hakim ad hoc di MA Tahun 2026
- Sasar Mahasiswa UNBL, Penghubung KY Kalsel Gelar Edukasi Publik
- Perkuat Wawasan Peradilan, KY Terima Audiensi STID Mohammad Natsir
English
Bahasa