Jakarta (Komisi Yudisial) - Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY) Desmihardi meninjau fasilitas dan pelaksanaan seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural dengan metode assessment centre Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Jenderal KY di Pusat Penilaian Kompetensi ASN (PUSPENKOM ASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Kamis (21/5/2026). Proses asesmen ini berlangsung selama tiga hari, yakni Rabu s.d. Jumat, 20 s.d. 22 Mei 2026 yang diikuti 7 orang peserta.
"Kami ingin memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara objektif, transparan, profesional, dan sesuai dengan prinsip sistem merit," ujar Desmihardi selaku Ketua Pansel Seleksi JPTM yang didampingi Anggota KY Anita Kadir selaku Koordinator Sekretariat Pansel Seleksi JPTM.
Desmihardi menekankan, agenda ini merupakan bagian dari komitmen Pansel Seleksi JPTM dalam menghadirkan pejabat pimpinan tinggi yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat.
"Melalui proses seleksi yang akuntabel dan berbasis kompetensi diharapkan dapat terpilih figur terbaik yang mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan secara optimal," lanjut Desmihardi.
Pada kunjungan tersebut Desmihardi diterima oleh KAPUSPENKOM Mohammad Ridwan. Proses penilaian kompetensi dan potensi yang dilakukan terhadap para kandidat JPTM bertujuan untuk menilai kapasitas manajerial, integritas, serta potensi kepemimpinan peserta dalam rangka mendukung proses seleksi dan pengembangan karier ASN secara objektif dan terukur.
"Para peserta asesmen, nanti akan melaksanakan FGD, presentasi dan wawancara yang akan dilakukan oleh assesor, ruangan ini juga kedap suara sehingga dijamin keamanannya," jelas Mohammad Ridwan.
Selain sebagai bagian dari proses seleksi jabatan, pelaksanaan asesmen ini juga mencerminkan sinergi antara KY dan BKN dalam memperkuat tata kelola manajemen ASN yang modern, transparan, dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia aparatur. (KY/Kepegawaian/Festy)
English
Bahasa