KY dan MA Bahas Seleksi CHA dan Calon Hakim ad hoc di MA Tahun 2026
Wakil Ketua dan Anggota Komisi Yudisial (KY) beraudiensi dengan Ketua Mahkamah Agung (MA), Senin (6/4/2026) di Gedung MA, Jakarta.

Jakarta (Komisi Yudisial) – Wakil Ketua dan Anggota Komisi Yudisial (KY) beraudiensi dengan Ketua Mahkamah Agung (MA), Senin (6/4/2026) di Gedung MA, Jakarta. Kunjungan dilakukan dalam rangka meningkatkan koordinasi dan komunikasi terkait dengan seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA Tahun 2026.

Menurut Wakil Ketua KY Desmihardi, MA telah mengirimkan surat ke KY terkait pengisian kekosongan jabatan Hakim agung dan hakim ad hoc di MA Tahun 2026. MA memerlukan tambahan 11 orang hakim agung, yaitu 2 hakim agung dari kamar Perdata, 4 hakim agung dari kamar Pidana, 2 hakim agung dari kamar Agama, 3 hakim agung dari kamar Tata Usaha Negara, khusus pajak. Selain itu dibutuhkan juga 2 hakim ad hoc HAM di MA dan 1 hakim ad hoc Tipikor di 

“KY sudah menyampaikan pengumuman ke publik, melakukan pengumuman di media online, dan telah melakukan sosialisasi terkait seleksi calon hakim agung dan calon hakim _ad hoc_ di MA ini,” beber Desmihardi.

Desmihardi menambahkan rencananya akan dilakukan sosialisasi seleksi dan penjaringan calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA pada Selasa, 7 April 2026 dan Rabu, 8 April 2026. 

“Kami meminta dukungan dari MA agar bisa menyampiakan kepada jajaran di MA untuk menyukseskan seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA ini. Mungkin ada teman-teman dari hakim tinggi yang berminat mengikuti seleksi ini agar mendaftar,” ujar Desmihardi. 

Ia berharap, seleksi yang dilakukann KY bisa berjalan lancar dan seluruh peserta yang diusulkan KY ke DPR bisa ditetapkan sebagai hakim agung oleh DPR dan diterima juga oleh MA.

Ketua MA Sunarto mengapresiasi kedatangan Pimpinan KY ke Gedung MA untuk melakukan koordinasi seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA.

“Kami mendapat kehormatan, karena seleksi calon hakim agung dan calon hakim _ad hoc_ di MA adalah otoritas tunggal KY. Kami bersyukur KY masih mengajak kami untuk berdiskusi dan sumbang saran untuk pelakasanaan seleksi ini,” ungkap Sunarto.

Hadir dalam audiensi tersebut selain Desmihardi, Anggota KY lain yang terdiri dari Andi Muhammad Asrun, Setyawan Hartono, dan Anita Kadir. (KY/Noer/Festy)


Berita Terkait