Berita
-
KY Serahkan Empat Calon Hakim ad hoc Hubungan Industrial ke DPR
Jakarta (Komisi Yudisial) – Ketua Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari menyerahkan empat nama calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung (MA) kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo untuk dimintakan persetujuan. Keempat calon tersebut adalah Sugeng Santoso dan Erwin dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) serta
-
Seleksi Administrasi, KY Luluskan 74 CHA
Jakarta (Komisi Yudisial) – Komisi Yudisial (KY) menetapkan 74 calon hakim agung (CHA) dari 84 pendaftar lulus seleksi administrasi Tahun 2017 Periode II. Mereka yang lulus seleksi administrasi selanjutnya mengikuti pelaksanaan seleksi kualitas. “Berdasarkan Rapat Pleno KY pada Kamis (25/1), KY telah menetapkan 74 orang lulus seleksi administrasi. CHA yang lolos
-
Calon Hakim ad hoc PHI Zen Mutowali: Ingin Berkontribusi Tegakan Kearifan Lokal di Dunia Peradilan
Jakarta (Komisi Yudisial) - Peserta terakhir wawancara terbuka calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung (MA) adalah Zen Mutowali. Meskipun Zen belum memiliki pengalaman secara spesifik di bidang peradilan, tapi ia meyakinkan diri dapat memberikan kontribusi apabila dirinya menjabat sebagai hakim ad hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung. “Dari serikat pekerja, kami
-
Calon Hakim ad hoc PHI Yoesoef Moesthafa: Kasus PHK Mendominasi Dunia PHI
Jakarta (Komisi Yudisial) – Peserta nomor urut 13 dalam wawancara terbuka calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung (MA) adalah Yoesoef Moesthafa. Pengalaman Yoesoef sebagai hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Pengadilan Negeri Semarang membuatnya memahami isu dan kendala yang terjadi selama menangani perkara perselisihan hubungan industrial. Menurutnya, sekitar
-
Calon Hakim ad hoc PHI M. Haedir: UU PHI Masih Banyak Kelemahan
Jakarta (Komisi Yudisial) – Calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung (MA) kedua yang mengikuti wawancara terbuka adalah Muhammad Haedir. Ia banyak menyoroti kelemahan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Haedir merasakan UU tersebut masih banyak celah kelemahan. Hal tersebut karena penegakan UU masih belum maksimal. Misalnya
-
Calon Hakim ad hoc Hubungan Industrial Junaedi: Atasi Perselisihan Industrial, UU PHI Harus Direvisi
Jakarta (Komisi Yudisial) – Memasuki hari terakhir wawancara terbuka calon hakim ad hoc Hubungan Industrial yang dilaksanakan Kamis (18/01) di Auditorium KY menghadirkan 4 calon dari unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Calon pertama yang diwawancara adalah Junaedi. Hakim ad hoc PHI di PN Jakarta Pusat sejak tahun 2006-2016 ini baru saja memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum Universitas
-
Calon Hakim ad hoc PHI di MA Juanda Pangaribuan: Hakim ad hoc PHI Tidak Boleh Memihak
Jakarta (Komisi Yudisial) - Juanda Pangaribuan menjadi calon hakim ad hoc Hubungan Industrial terakhir yang diwawancara di hari kedua. Calon yang sebelumnya telah lolos hingga tahap fit and proper test di DPR ini sempat ditanya terkait penolakan Komisi III DPR RI. “Saya tidak tahu alasan secara pasti. Tapi menurut media massa, saya dan calon
-
Calon Hakim ad hoc PHI di MA Hotlan Pardosi: Ada hak Para Pihak, Salinan Putusan Jangan Terlambat Diterima
Jakarta (Komisi Yudisial) - Calon hakim ad hoc Hubungan Industrial keempat yang diwawancara Hotlan Pardosi. Ia menjelaskan dua penyebab perselisihan antara pengusaha dan buruh. “Pertama, ada sistem dalam perundang-undangan yang pada praktiknya tidak dilaksanakan. Misalnya terkait Upah Minimum Provinsi (UMP). Kedua, pengawasan dari Kementerian Tenaga Kerja tidak maksimal,” jelas Hotlan Pardosi, Rabu
-
Calon Hakim ad hoc PHI di MA Hasan: Pemerintah, Buruh dan Pengusaha Harus Kerjasama
Jakarta (Komisi Yudisial) – Peserta ketiga wawancara calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di Mahkamah Agung (MA) adalah Hasan yang berprofesi sebagai advokat. Hubungan antara pengusaha dan pekerja seharusnya bermitra, bagaikan dua sisi mata uang. Keuntungan dan produktivitas harus seimbang sehingga perselisihan dapat diminimalisir. “Saya prihatin karena seharusnya gerakan serikat buruh itu tidak perlu
-
Calon Hakim ad hoc PHI di MA Ganang: Perusahaan dan Pekerja Utamakan Dialog Sosial
Jakarta (Komisi Yudisial) – Peserta kedua wawancara calon hakim ad hoc Hubungan Industrial adalah Ganang yang merupakan perwakilan dari unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB). Ganang ditanya pendapatnya terkait perselisihan antara pengusaha dan kerja di pengadilan hubungan industrial (PHI). Menurutnya, perselisihan yang muncul di PHI disebabkan kurang kesadaran dari pelaku usaha dan pekerja juga
English
Bahasa