Sekjen KY Ajak Penghubung KY Tingkatkan Performa
Sekretaris Jenderal KY Tubagus Rismunandar Ruhijat saat membuka Rapat Konsolidasi Penghubung KY “Peran Strategi Penghubung Komisi Yudisial RI dalam Mendukung Terwujudnya Keadilan bagi Masyarakat, serta Menjaga Keluhuram Martabat Perilaku Hakim” di Hotel Padjajaran Resort Bogor, Jumat (14/2).

Bogor (Komisi Yudisiall) - Keberadaan Penghubung yang diposisikan sebagai etalase lembaga dan garda depan untuk memberi akses kemudahan masyarakat pencari keadilan di daerah berperan penting. Posisi ini sekaligus sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan, serta percepatan pelaksanaan tugas dan fungsi Komisi Yudisial (KY).
 
“Penghubung memiliki peran dan tanggungjawab yang sangat besar dan strategis. Apalagi posisinya yang bersinggungan langsung dengan masyarakat tentu lebih mengetahui dengan permasalahan hukum di wilayah kerjanya,” ujar Sekretaris Jenderal KY Tubagus Rismunandar Ruhijat saat membuka Rapat Konsolidasi Penghubung KY “Peran Strategi Penghubung Komisi Yudisial RI dalam Mendukung Terwujudnya Keadilan bagi Masyarakat, serta Menjaga Keluhuram Martabat Perilaku Hakim” di Hotel Padjajaran Resort Bogor, Jumat (14/2).
 
Menurut Tubagus, KY akan berusaha untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan penghubung sebagai unit kerja KY di daerah. Menurutnya, Penghubung KY adalah ujung tombak dalam menjalankan tugas dan fungsi KY sebagai lembaga yang berjuang mewujudkan peradilan bersih di Indonesia.
 
“Ke depan program kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas Penghubung hendaknya menjadi salah satu yang perlu diperhatikan,” ucap Tubagus.
 
Tubagus mengatakan, dibutuhkan strategi agar wewenang dan tugas lembaga dapat optimal. Satu diantaranya adalah mengoptimalkan keberadaan Penghubung.
 
“Untuk berlomba lomba menunjukkan performa kinerja terbaik. Karena evaluasi kinerja itulah yang akan menentukan untuk terus dievaluasi,” ujar Tubagus.
 
Tubagus berharap, laporan kinerja Penghubung dari tahun ke tahun terus menunjukkan perbaikan yang signifikan sebagai indikasi perbaikan dan kesadaran Penghubung sebagai garda terdepan di daerah dalam menjaga citra Komisi Yudisial.
 
Selain mendapatkan pendalaman dan internalisasi tugas-tugas Biro/Pusat, pada kesempatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang. Di antaranya mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang  Widjojanto (BW), Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Abdul Manan dan wartawan senior Tempo witness Harry Surjadi. (KY/Jaya/Festy)

Berita Terkait