Penghubung KY Sulsel Perdana Gelar Mempo-Mempo Bersama KY
Kegiatan Mempo-Mempo bersama Komisi Yudisial perdana dilaksanakan pada Jumat (03/12), di Kelurahan Labuang Baji, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Tepatnya di Baruga yang terdapat di wilayah Kelurahan Labuang Baji.

Makassar (Komisi Yudisial) – Penghubung Komisi Yudisial (KY) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menuntaskan kegiatan Tudang Sipulung pada lima belas Kecamatan yang ada di Kota Makassar. Kegiatan Tudang Sipulung merupakan Kegiatan untuk memperkenalkan KY beserta kewenangannya, dan memberikan edukasi hukum kepada masyarakat yang dilakukan di tingkat kecamatan. Setelah Kegiatan Tudang Sipulung ini dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kota Makassar, Penghubung KY Sulsel melanjutkan kegiatan tersebut di tingkat Kelurahan.

 

Di tingkat Kelurahan, kegiatan ini diberi nama “Mempo-Mempo Bersama Komisi Yudisial”, di mana mempo-mempo berasal dari bahasa Makassar yang artinya duduk-duduk.

 

“Nama ini sengaja diambil karena merupakan kearifan local, sehingga mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat secara umum,” tutur Azwar Mahis, selaku Koordinator Penghubung KY Sulsel

 

Kegiatan Mempo-Mempo bersama Komisi Yudisial perdana dilaksanakan pada Jumat (03/12), di Kelurahan Labuang Baji, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Tepatnya di Baruga yang terdapat di wilayah Kelurahan Labuang Baji.

 

“Kegiatan Mempo-Mempo bersama Komisi Yudisial, dimulai pada Kelurahan labuang Baji karena mengingat Kantor Penghubung KY Sulsel berada dalam wilayah Kelurahan Labuang Baji”, jelas Azwar Mahis.

 

Tiga Personil Penghubung KY Sulsel turun langsung dalam kegiatan ini, yakni Azwar mahis, , Ni Putu Dewi Damayanti selaku Asisten Penghubung KY Sulsel Divisi Sosialisasi, dan Yusuf Nurdin selaku Asisten Penghubung KY Sulsel Divisi Advokasi. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Penghubung KY Sulsel dibantu oleh mahasiswa magang/KKP Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia.

 

“Selain memperkenalkan KY beserta kewenangannya, kami juga berharap warga masyarakat Labuang Baji bisa berperan aktif untuk bersama-sama KY dalam mewujudkan peradilan bersih,” harap Azwar Mahis.

 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Lurah Labuang Baji Jyohariah, dan dihadiri oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para Ketua RT, Ketua RW, ibu PKK, dan warga secara umum.

 

“Kami merasa bangga karena Penghubung KY Sulsel mau membuat kegiatan seperti ini dengan mengumpulkan warga kami, sehingga warga Kelurahan Labuang Baji bisa memperoleh informasi lebih detail  mengenai Tugas dari KY dan tata cara pelaporan di KY,” ucap Jyohariah. (KY/Dewi/Noer)


Berita Terkait