KY Gelar Wawancara SCHA Tahun 2017
Seleksi wawancara hari I Calon Hakim Agung (CHA) Tahun 2017, Rabu (02/08) di Auditorium KY, Jakarta. Seleksi yang diikuti 14 CHA ini berlangsung hingga Jumat (04/08).

Jakarta (Komisi Yudisial) – Ketua Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari secara resmi membuka seleksi wawancara Calon Hakim Agung (CHA) Tahun 2017, Rabu (02/08) di Auditorium KY, Jakarta. Seleksi yang diikuti 14 CHA ini berlangsung hingga Jumat (04/08).
 
“Satu, wawancara adalah rangkaian akhir dari proses seleksi calon hakim agung yang diselenggarakan oleh Komisi Yudisial RI. Dua, pewawancara adalah Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Komisi Yudisial serta Pewawancara Tamu yang ditentukan oleh Rapat Pleno Komisi Yudisial,” ujar Aidul saat membacakan Tata Tertib Wawancara SCHA Tahun 2017. 
 
Dalam melakukan wawancara ini, KY melibatkan tim panel yang terdiri dari hakim agung, mantan hakim agung, pakar serta negarawan. Beberapa aspek penilaian pada wawancara meliputi: visi, misi, dan komitmen; kenegarawanan; integritas; kemampuan teknis dan proses yudisial; dan kemampuan pengelolaan yudisial.
 
Beberapa nama yang terlibat dalam tim panel, di antaranya: Prof. Kaelan (negarawan), Prof. Mohammad Saleh (Perdata), Ahmad Kamil (Agama), Prof. Andi Hamzah (Pidana), Hary Djatmiko (TUN/Pajak), dan Iskandar Kamil (Militer).
 
Selanjutnya, CHA yang lolos dalam seleksi wawancara KY akan diserahkan ke DPR untuk mendapatkan persetujuan. (KY/Festy/Jaya)

Berita Terkait