Penghubung KY Sulut Dorong Mahasiswa Perkuat Integritas dan Kesadaran Hukum
Penghubung Komisi Yudisial (KY) Wilayah Sulawesi Utara menggelar Edukasi Publik “Optimalisasi Peran Penghubung dalam Menjaga dan Menegakkan Integritas Hakim” di Universitas PRISMA, Manado, Selasa (22/9/2026).

Manado (Komisi Yudisial) – Penghubung Komisi Yudisial (KY) Wilayah Sulawesi Utara terus memperkuat edukasi publik mengenai pentingnya integritas hakim sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai akses terhadap keadilan. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan “Optimalisasi Peran Penghubung dalam Menjaga dan Menegakkan Integritas Hakim” di Universitas PRISMA, Manado, Selasa (22/9/2026).

Asisten Penghubung KY Welly Mataliwutan menekankan posisi strategis Penghubung KY dalam mendekatkan kelembagaan KY kepada masyarakat di daerah.

“Kehadiran Penghubung KY adalah untuk menjembatani kepentingan masyarakat, khususnya para pencari keadilan, sekaligus membuka dan memperkuat akses masyarakat terhadap keadilan. Masyarakat perlu mengetahui ke mana dan bagaimana menyampaikan informasi terkait dugaan pelanggaran perilaku hakim,” ujar Welly.

Menurut Welly, mahasiswa juga memiliki posisi penting sebagai kelompok intelektual yang dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum sekaligus mendorong pengawasan publik terhadap peradilan.

Sementara itu, Dectroly Raintama menyoroti tantangan integritas di tengah perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

“Perguruan tinggi harus memperkuat budaya akademik yang beretika. Integritas di era kecerdasan buatan menjadi tantangan bagi calon hakim dan profesional hukum masa depan. Mahasiswa harus memahami etika teknologi sebelum menerapkannya dalam dunia hukum,” kata Dectroly.

Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai etika, tanggung jawab, dan integritas. Menurutnya, kecakapan dalam menggunakan teknologi tidak cukup apabila tidak disertai kesadaran terhadap konsekuensi hukum dan moral dalam penggunaannya.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi yang membahas berbagai isu, mulai dari fungsi dan kewenangan KY, integritas hakim, peran perguruan tinggi, hingga tantangan dunia hukum di era digital. (KY/PKY Sulut/Festy)


Berita Terkait