KY Cari Calon Hakim Agung dan Calon Hakim Ad Hoc di MA yang Berintegritas
Komisi Yudisial (KY) menggelar seleksi kualitas calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA), Selasa s.d. Rabu, 5 s.d. 6 Mei 2026 di Jakarta.

Jakarta (Komisi Yudisial) - Komisi Yudisial (KY) menggelar seleksi kualitas calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA), Selasa s.d. Rabu,  5 s.d. 6 Mei 2026 di Jakarta. 

Ketua KY Abdul Chair Ramadhan mengapresiasi kelulusan para calon dalam seleksi administrasi. Menurutnya, proses seleksi yang ketat dan berkualitas diterapkan KY guna memastikan terpilihnya figur-figur terbaik dalam mendukung keberlangsungan dan kualitas sistem peradilan di Indonesia.

“Proses seleksi yang dilaksanakan oleh KY tentunya dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan MA untuk mewujudkan kekuasaan kehakiman yang merdeka, imparsial dan peradilan yang fair. Hakim agung pasti akan menurunkan kepada hakim di bawahnya baik hakim banding ataupun hakim tingkat pertama, sehingga dalam seleksi ini akan menghasilkan hakim agung potensial yang kompeten dan berintegritas," ujar Abdul Chair.

Ia terus memantik semangat peserta untuk memberikan kemampuan terbaik selama proses seleksi kualitas. Proses seleksi harus dimaknai bukan hanya mencapai jabatan semata, tetapi merupakan suatu usaha untuk berkontribusi pada perbaikan peradilan di Indonesia.

“Jangan berkecil hati. Lulus merupakan takdir dan tidak lulus pun adalah suatu takdir yang sudah ditetapkan oleh Allah. Namun terlepas dari itu, usaha merupakan suatu kewajiban. Usaha dan doa jadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

Ini bukanlah akhir suatu perjuangan, kita anggap ini adalah suatu rangkaian proses untuk mewujudkan cita-cita bersama menuju supremasi hukum, Indonesia yang berkeadilan dan berkedaulatan,” jelas Abdul Chair. (KY/Halimatu/Festy)


Berita Terkait